Penyuluhan Dapatkan Gunakan Simpan dan Buang (DAGUSIBU) Obat Pada Ibu Rumah Tangga di Gampong Nusa Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar
Abstrak
DAGUSIBU (DApatkan, GUnakan, SImpan, BUang) adalah program gerakan keluarga sadar
obat yang diprakarsai oleh Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) dalam mencapai pemahaman,
kemandirian, kesadaran, dan perubahan perilaku masyarakat terhadap penggunaan obat dengan
benar, sehingga meningkatkan mutu penggunaan obat rasional. Kegiatan pengabdian ini bertujuan
untuk memberikan pengetahuan kepada ibu rumah tangga di Gampong Nusa Kecamatan Lhoknga
Kabupaten Aceh Besar, mengenai DAGUSIBU obat dan mengetahui tingkat pengetahuan
masyarakat mengenai DAGUSIBU obat sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan. Metode
pengabdian berupa ceramah, tanya jawab, dan pre-test serta post-test. Hasil pengabdian
menunjukkan bahwa peserta yang hadir sejumlah 40 orang yang terdiri dari ibu-ibu usia 19-60
dan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah diberikan penyuluhan dari hasil analisa
bivariate dengan uji wilcoxon yang ditandai dari nilai signifikan (2-tailed) yaitu 0,000 (p < 0,05).
Hal ini menunjukkan bahwa penyuluhan DAGUSIBU obat yang telah dilaksanakan mampu
meningkatkan pengetahuan ibu-ibu rumah tangga di Gampong Nusa Kecamatan Lhoknga
Kabupaten Aceh Besar mengenai pengelolaan obat.
Referensi
Hamzah DF, Rafsanjani TM., 2022. Pengaruh Pemberian Edukasi Dan Simulasi DAGUSIBU
Terhadap Pengetahuan Masyarakat Tentang Pengelolaan Obat Rasional Di Tingkat
Keluarga. JUMANTIK (Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan), vol 7(3):247--254.
Kemenkes RI, 2015. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
HK.02.02/MENKES/427/2015. Tentang Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat.
Octavia DR, Susanti I, Negara SBSMK., 2020. Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Tentang
Penggunaan Dan Pengelolaan Obat Yang Rasional Melalui Penyuluhan Dagusibu.
GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, vol 4(1):23--39.
Pujiastuti A, Kristiani M., 2019 Sosialisasi DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang)
Obat Dengan Benar Pada Guru Dan Karyawan SMA Theresiana I Semarang. Indonesian
Journal of Community Services. Vol 1(1):62.
Rini RAP, 2022. Kasus Gangguan Ginjal Akut, Pakar Farmasi Ingatkan Pentingnya Catat
Riwayat Pemakaian Obat. (https://www.tribunnews.com/kesehatan/2022/10/24/kasusgangguan-ginjal- akut-pakar-farmasi-ingatkan-pentingnya-catat-riwayat-pemakaian-obat.)
Tumurung N.M. 2018. Promosi Kesehatan. Indomedia Pustaka: Jakarta.
Ulya FN, 2022. Update Kasus Gagal Ginjal Akut: Total 304 Terdiagnosis, 159 Orang Meninggal.
(https://nasional.kompas.com/read/2022/11/01/15494041/update-kasus- gagal-ginjal-akuttotal-304-terdiagnosis-159-orang-meninggal.)
Yusrizal, 2017. Gambaran Penggunaan Obat Dalam Upaya Swamedikasi Pada Pengunjung
Apotek Pandan Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2014.
(https://ejurnal.poltekkes- tjk.ac.id/index.php/JANALISKES/article/view/286)
Zakaria N, Andalia R, Zarwinda I, dan Sari A. 2022a
. Bakti Sosial Dan Penyuluhan DAGUSIBU
Obat Antidiabetes Pada Perayaan World Pharmacist Day Di Car Free Day Kota Banda Aceh.
E-Proceeding 2nd SENRIABDI 2(Desember):636–43.
Zakaria N, Fauziah F, Rindaldi R, Makhfiratullah, Bakri TK, Mustika I, dan Safrizal S. 2022b
.
Penyuluhan DAGUSIBU Dan Pelatihan Pemanfaatan Tanaman Herbal Untuk Penyakit
Degeneratif Di Gampong Cot Bagi Aceh Besar. Jurnal Pengabdian Masyarakat Darussalam, vol 1(2):1-7.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Rini Handayani, Nurmalia Zakaria, Noni Zakiah, Munira, Rasidah, Aulia Maksum, Halimatussakdiah, Munazar

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.



