Analisis Pemahaman Gizi Seimbang Dalam Pencegahan Stunting Pada Balita di Desa Gle Jong Kabupaten Aceh Jaya
Kata Kunci:
Pemahaman, Gizi Seimbang dan StuntingAbstrak
Stunting merupakan gangguan energi kronik pada anak dengan ciri-ciri anak mengalami
kekurangan nutrisi selama seribu hari pertama kehidupan yang dapat meningkatkan risiko
kesakitan dan gangguan pertumbuhan serta perkembangan anak. Stunting dapat memberikan
dampak bagi kelangsungan hidup anak diantaranya adalah dapat menyebabkan mortalitas dan
morbiditas, penurunan pada aspek perkembangan anak. berbagai faktor yang mempengaruhi
stunting pada anak yaitu pengetahuan, pendidikan, pekerjaan, pendapatan, pola asuh, pola
pemberian makan, jumlah anggota keluarga, riwayat penyakit infeksi, riwayat pemberian ASI
Eksklusif, riwayat BBLR, riwayat premature, status gizi ibu saat hamil dan pemeriksaan
kehamilan. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk melihat seberapa besar
pemahamana masyarakat tentang gizi seimbang dalam pencegahan stunting pada balita di desa
Gle Jong Aceh Jaya. Metode yang digunakan dengan memberikan kuesioner tentang
pemahaman gizi stunting, diskusi dan tanya jawab. Hasil yang diperoleh dari kegiatan tersebut
ditemukan bahwa terdapat 12 orang ibu (37,5%) yang memiliki pemahaman yang baik tentang
gizi seimbang untuk mencegah kejadian stunting, sementara terdapat 20 orang ibu (62,5%) yang
masih kurang baik pemahamannya. Dapat disimpulkan bahwa maih ditemukan sebagian ibu
yang masih rendah pemahamannya tentang menu gizi seimbang bagi anak balita di desa Gle
Jong Aceh Jaya.
Referensi
Ambarwati, R.E. 2015. Asuhan Kebidanan Komunitas. Nuha Medika: Yogyakarta.
Amiruddin. 2015. Determinan Kesehatan Ibu Dan Anak. Trans InfoMedia: Jakarta.
Apriluana. 2018. Analisis Faktor-faktor Risiko Terhadap Kejadian Stunting pada Balita Usia 0-
Tahun di Negara Berkembang dan Asia Tenggara. Jurnal Media Litbangkes, vol 28
(4):247-256.
Jurnal Pengabdian Masyarakat Darussalam (JPMD), Vol.3 No.1 April 2024:38-45
E-ISSN: 2829-6745
Paramashanti, A. 2021. Gizi Bagi Ibu dan Anak. CV. Pustaka Baru: Yogyakarta.
Badriah. 2015. Gizi Dalam kesehatan Reproduksi. Refika Aditama: Bandung.
Badan Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan. 2019. Laporan Provinsi Aceh Riskesdas.
Jakarta.
Darmayanti. 2020. Upaya Pencegahan Stunting Saat Kehamilan. Yayasan Kita Menulis:
Yogyakarta.
Fikawati, S, 2015. Gizi Ibu dan Bayi. Rajawali Pers : Jakarta.
Hanifah, T. D. 2019. Pendamping Gizi pada Balita (ke-1). Cv. Budi Utama: Jakarta.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2020. Pusat Data dan Informasi Kementerian
Kesehatan Republik Indonesia.
Mugianti, S., Mulyadi, A., Anam, A. K., & Najah, Z. L. 2018. Faktor Penyebab Anak Stunting
Usia 25-60 Bulan di Kecamatan Sukorejo Kota Blitar. Jurnal Ners dan Kebidanan, vol
(3), 268–278.
Prawirohartono, Endy P. 2021. Stunting: Dari Teori Dan Bukti Ke Implementasi Di Lapangan.
Gadjah Mada University Press: Yogyakarta.
Sugiono. 2006. Statistika Penelitian. Alva Beta: Bandung.
Yudianti, dan Saeni, R.H. 2017. Pola Asuh Dengan Kejadian Stunting Pada Balita di Kabupaten
Polewali Mandar. Jurnal Kesehatan Manarang, vol 2(1):21.
Yuliana. 2019. Darurat Stunting Dengan Melibatkan Keluarga. Yayasan Ahmar: Jakarta
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 rika dewi, Dewi Farida, Shella Kamal

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.



