Pelatihan Pembuatan Gel Estrak Daun Teh Hijau (Camellia sinensis) Pada Siswa/i SMK Farmasi Cut Meutia Banda Aceh
Abstrak
Gel merupakan sistem semi padat, penampakannya jernih dan tembus cahaya. Saat ini gel sudah dibuat dengan menambahkan zat aktif yang berasal dari bahan alam. Salah satu bahan alam yang saat ini sedang tren diaplikasikan ke dalam produk kosmetik adalah teh hijau. Teh hijau diketahui sebagai antioksidan pencegah radikal bebas yang baik karena mengandung senyawa polifenol berupa katekin. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pemahaman kepada peserta tentang manfaat daun teh hijau (Camellia sinensis) bagi kesehatan kulit, mengetahui teknik pembuatan gel dari ekstrak daun teh hijau. serta memberikan pemahaman akan pentingnya penggunaan bahan-bahan alami dalam produk kecantikan. Kegiatan ini dilakukan di laboratorium Akafarma Banda Aceh dengan peserta merupakan siswa/i SMK Farmasi Cut Meutia Banda Aceh dengan jumlah 25 orang. Kegiatan ini diawali dengan pemaparan materi tentang manfaat daun teh hijau dan demonstrasi pembuatan gel, selanjutnya peserta diminta ikut serta dalam pembuatan sediaan gel. Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan mendapatkan tanggapan yang baik dari peserta, mereka sangat antusias dalam proses kegiatan ini karena mendapatkan ilmu dan pengetahuan baru tentang pemanfaatan ekstrak daun teh hijau sebagai sediaan gel.
Kata kunci: Gel, Kosmetik, Ekstrak, Teh hijau
Referensi
Di Sotto, A., Gullì, M., Percaccio, E., Vitalone, A., Mazzanti, G., & Di Giacomo, S. (2022). Efficacy and Safety of Oral Green Tea Preparations in Skin Ailments: A Systematic Review of Clinical Studies. Nutrients, 14(15).
Gianeti, M. D., Mercurio, D. G., & Maia Campos, P.M.B.G. (2013). The Use of Green Tea Extract in Cosmetic Formulations: Not Only an Antioxidant Active Ingredient. Dermatologic Therapy, 26(3): 267–271.
Jatuworapruk, K., Srichairatanakool, S., Ounjaijean, S., Kasitanon, N., Wangkaew, S., & Louthrenoo, W. (2014). Effects of Green Tea Extract on Serum Uric Acid and Urate Clearance in Healthy Individuals. Journal of Clinical Rheumatology, 20(6), 310–313.
Lindawati, N.Y., Murtisiwi, L., & Durhania, C.E. (2014). Pengembangan Formula Gel Ekstrak Teh Hijau (Camellia sinensis L.) Sebagai Penyubur Rambut. Journal of Pharmacy, 3(1): 43 -5.
Mustawa, A. (2011). Formulasi Gel Anti Acne Ekstrak Buah Tomat (Solanum lycopersicum L) dan Uji Antibakteri Terhadap Bakteri Penyebab Jerawat. Skripsi. Universitas Islam Negeri Alauddin. Makassar.
Nugraheni, Z.V., Rachman, T.M., & Fadhlan, A. (2022). Ekstraksi Senyawa Fenolat dalam Daun Teh Hijau (Camellia sinensis). Akta Kimindo, 7(1): 69-76.
Puspitasari, P., Wiraguna, A.A.G.P., & Pangkahila, W. (2017). Krim Ekstrak Teh Hijau 20% (Camellia sinensis) Mencegah Peningkatan Jumlah Melanin Sama Efektif Dengan Krim Hidrokuinon 4% Pada Kulit Marmut (Cavia porcellus) yang Dipajan Sinar Ultraviolet B. Jurnal Biomedik (JBM), 9 (2): 101-106.
Susilo, H., Indriyati, D., & Rustianti, A. (2012). Pengaruh Penambahan Ekstrak Daun Teh Hijau (Camelia sinensis (L). Kuntze Var. Assamica) Sebagai Antioksidan Pada Sediaan Gel. Fitofarmaka, 2 (2): 126-136.
Sulistyowati, M. (2023). Formulasi dan Evaluasi Gel Antioksidan Ekstrak Buah Strawberry (Fragaria X ananassa (Weston) Duchesne ex Rozier). Skripsi. Universitas Islam Sultan Agung. Semarang.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Elfariyanti, Nurmalia Zakaria, Rizki Andalia, Hardiana Hardiana

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.



