Pengembangan Limbah Tahu Sebagai Upaya Peningkatan Ekonomi Masyarakat di Gampong Lengkong Kota Langsa

Penulis

  • Deasy Amanda Valentine STIKes Bustanul Ulum Langsa
  • Etika Sari

Kata Kunci:

Ampas Tahu, Pakan Ternak, Fermentasi

Abstrak

Gampong Lengkong adalah salah satu Gampong di Kecamatan Langsa Baro yang mempunyai luas wilayah 29,00 Ha. Sebelumnya pemanfaan limbah dari pabrik tahu ini  kurang begitu maksimal bahkan tidak dimanfaatkan sama sekali. Pemanfaatan  ampas  tahu sebagai campuran pakan konsentrat tujuannya adalah untuk   mengurangi biaya  pakan  karena harga  ampas  tahu  yang  relatif  murah  selain kandungan nutrisi yang tinggi. Harga  jual  pelet  ikan  di  pasaran  dinilai mahal oleh para pembudidaya ikan lele. Metode  pengabdian  ini  dilakukan  melalui  penyuluhan serta pelatihan  dengan  warga Gampong Lengkong Kecamatan Langsa Baro  terkait  proses  pembuatan  pakan  ikan berbahan dasar ampas tahu. Kegiatan  Pelaksanaan  Program Pengabdian kepada Masyarakat terbagi menjadi tiga tahap, yaitu persiapan,    pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Adapun hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa masyarakat Gampong Lengkong sudah mampu untuk memproduksi  pakan  dari  ampas  tahu  tersebut secara mandiri hal ini didasarkan pada indikasi bahwa   pelet   yang   dibuat   peternak   mampu mengapung di air selama 30-60 detik, walaupun berada di bawah standar pakan pabrikan namun ini  merupakan  hasil  yang  cukup  baik  dengan alat    produksi    yang    sederhana.   

 

Referensi

P. Sunu, “Aplikasi Pakan Ternak Dari Limbah Ampas Tahu Untuk Peningkatan Budidaya Lele di Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang,” JPKMI (Jurnal Pengabdi. Kpd. Masy. Indones., vol. 1, no. 1, pp. 20–26, 2020, doi: 10.36596/jpkmi.v1i1.6

M. Dinawati and S. Mulijanti, “Opportunities of Biogas Development in Dairy Cattle Center Areas,” J. Litbang Pertan., vol. 32, no. 3, pp. 125–134, 2015, [Online]. Available: meksyd@yahoo.com%0Abptp-jabar@litbang.pertanian.go.id.

D. Nur Anggraeni and Rahmiati Rahmiati, “Pemanfaatan Ampas Tahu Sebagai Pakan Ikan Lele (Clariasbatrachus) Organik,” Biog. J. Ilm. Biol., vol. 4, no. 1, pp. 53–57, 2016, doi: 10.24252/bio.v4i1.1469

E. Efawani, T. Dahril, R. M. Putra, D. Efizon, Y. Yuliati, and R. Hastwoyundra, “Pemanfaatan ampas tahu dan eceng gondok sebagai pakan lele pada kolam terpal di Dusun I Desa Lubuk Siam Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar, Riau,” Unri Conf. Ser. Community Engagem., vol. 1, pp. 486–492, 2019, doi: 10.31258/unricsce.1.486-492.

S. Yuliati, A. Pratiwi, A. Nabillah, and A. Luthfiyah, “PENYULUHAN PENANGANAN LIMBAH HASIL PEMBUATAN KAIN TENUN TRADISIONAL DI KELURAHAN 10 ULU KERTAPATI PALEMBANG,” Aptekmas J. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 4, no. 4, pp. 164–169, 2021.

Unduhan

Diterbitkan

22-02-2023

Cara Mengutip

Valentine, D. A., & Sari, . E. . (2023). Pengembangan Limbah Tahu Sebagai Upaya Peningkatan Ekonomi Masyarakat di Gampong Lengkong Kota Langsa. Jurnal Pengabdian Masyarakat Darussalam, 2(1), 1–5. Diambil dari https://jurnal.akafarma-aceh.ac.id/index.php/jpmd/article/view/57

Terbitan

Bagian

Artikel