Efektivitas Kombinasi Ekstrak Daun Sawo (Manilkara zapota) dan Daun Kari (Murraya koenigii) Dalam Menghambat Pertumbuhan Bakteri Escherichia coli

Penulis

  • Safrina Akafarma Banda Aceh
  • Zaura Ulya

DOI:

https://doi.org/10.56690/jskd.v4i2.141

Kata Kunci:

Manilkara zapota, Murraya koenigii, Escherichia coli

Abstrak

Penelitian ini menyelidiki efektivitas penggabungan ekstrak dari daun sawo (Manilkara zapota) dan daun kari (Murraya koenigii) dalam menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Kedua tanaman ini dikenal karena khasiat fitokimianya yang kaya dan penggunaan obat tradisional. Penelitian ini menguraikan metode penyiapan ekstrak daun, termasuk aplikasi etnobotani, penyaringan fitokimia, dan tingkat aktivitas biologis terhadap E. coli. Ekstrak dari kedua daun menunjukkan sifat antibakteri yang signifikan, terutama saat diuji dalam kombinasi; rasio ekstrak 1:2 (sapodilla dan daun kari) menunjukkan aktivitas antibakteri tertinggi. Penyaringan fitokimia mengungkapkan adanya berbagai senyawa bioaktif seperti alkaloid, flavonoid, saponin, dan terpenoid, yang berkontribusi terhadap efek pengobatannya. Akibatnya, temuan tersebut menunjukkan bahwa ekstrak gabungan tidak hanya meningkatkan khasiat antibakteri tetapi juga menunjukkan efek sinergis antara kedua ekstrak herbal, menjadikannya kandidat potensial untuk agen antimikroba alami.

Unduhan

Diterbitkan

30-12-2024

Cara Mengutip

Safrina, & Ulya, Z. (2024). Efektivitas Kombinasi Ekstrak Daun Sawo (Manilkara zapota) dan Daun Kari (Murraya koenigii) Dalam Menghambat Pertumbuhan Bakteri Escherichia coli. Jurnal Sains Dan Kesehatan Darussalam, 4(2), 67–76. https://doi.org/10.56690/jskd.v4i2.141