Analisis Kandungan Pemanis Buatan Siklamat, Sakarin dan Aspartam Pada Permen Gulali (Halus Manis) Yang Beredar Di Kecamatan Baiturahman Kota Banda Aceh

Penulis

  • Irma Zarwinda Akademi Analis Farmasi dan Makanan Banda Aceh
  • Nurmalia Zakaria
  • Elfariyanti

DOI:

https://doi.org/10.56690/jskd.v5i1.161

Kata Kunci:

Analisis Sakarin, Natrium Siklamat, Aspartam, dan Jajanan gulali

Abstrak

Pemanis buatan merupakan Bahan Tambahan Pangan (BTP) yang dapat memberikan rasa manis pada
produk makanan, akan tetapi tidak memiliki nilai gizi. Penggunaan pemanis buatan dalam produk
pangan diatur dalam Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM
RI) nomor 11 tahun 2019. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan pemanis buatan
sakarin, siklamat, dan aspartam pada jajanan gulali yang beredar di Kecamatan Baiturrahman Kota
Banda Aceh memenuhi standar yang ditetapkan BPOM atau tidak. Jenis penelitian adalah kualitatif dan
kuantitatif. Metode analisis kualitatif menggunakan reaksi warna dan Kromatografi Lapis Tipis (KLT),
sedangkan analisis kuantitatif menggunakan metode gravimetri. Sampel pada penelitian ini berjumlah
3 (Tiga) sampel yang diambil secara total sampling. Hasil analisis kualitatif didapatkan bahwa ketiga
sampel gulali positif mengandung pemanis siklamat, sedangkan sakarin dan aspartam menunjukkan
hasil negatif. Hasil penetapan kadar siklamat didapatkan pada sampel 1 yaitu sebesar 5.123 mg/kg,
sampel 2 sebesar 9.366 mg/kg, dan sampel 3 sebesar 8.694 mg/kg. Kadar pemanis siklamat ketiga
sampel melebihi ambang batas yang ditetapkan BPOM yaitu 500 mg/kg berat bahan.

Unduhan

Diterbitkan

28-08-2025

Cara Mengutip

Zarwinda, I., Zakaria, N., & Elfariyanti. (2025). Analisis Kandungan Pemanis Buatan Siklamat, Sakarin dan Aspartam Pada Permen Gulali (Halus Manis) Yang Beredar Di Kecamatan Baiturahman Kota Banda Aceh . Jurnal Sains Dan Kesehatan Darussalam, 5(1), 1–9. https://doi.org/10.56690/jskd.v5i1.161