Intervensi Fisioterapi Skoliosis Tipe C dengan Bugnet Exercise dan Korset Lumbal

Penulis

  • ayuna rizka Program Studi D3 Fisioterapi Fakultas Vokasi Universitas Muhammadiyah Aceh, Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh 23245, Indonesia
  • Miftahul Jannah Program Studi D3 Fisioterapi Fakultas Vokasi Universitas Muhammadiyah Aceh, Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh 23245, Indonesia
  • Nurnarita Laila
  • Sri Alna Mutia

DOI:

https://doi.org/10.56690/jskd.v5i1.163

Kata Kunci:

Skoliosis tipe C, Bugnet Exercise, korset lumbal, fisioterapi konservatif

Abstrak

huruf C yang dapat menyebabkan gangguan postur, nyeri, dan keterbatasan fungsi. Intervensi fisioterapi diperlukan untuk mengurangi keluhan dan memperbaiki keseimbangan tubuh. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efek intervensi fisioterapi berupa Bugnet Exercise dan penggunaan korset lumbal pada pasien dengan skoliosis tipe C. Desain penelitian adalah studi kasus deskriptif pada seorang pasien yang menjalani fisioterapi di Praktik Fisioterapi Zahara Takengon. Intervensi dilakukan sebanyak delapan sesi dengan kombinasi latihan Bugnet yang menekankan pada penguatan otot, peregangan, serta perbaikan kontrol postural, disertai penggunaan korset lumbal sebagai alat bantu stabilisasi. Hasil evaluasi menunjukkan adanya penurunan intensitas nyeri dari VAS 6 menjadi 2, peningkatan kekuatan otot postural dan ekstremitas bawah dari MMT grade 3 menjadi 4–5, peningkatan lingkup gerak sendi sebesar 10°–15°, serta perbaikan kemampuan fungsional pasien dalam aktivitas sehari-hari. Kombinasi antara Bugnet Exercise dan korset lumbal terbukti efektif dalam mengurangi nyeri, meningkatkan stabilitas postur, dan memperbaiki fungsi gerak pasien dengan skoliosis tipe C. Intervensi ini direkomendasikan sebagai bagian dari fisioterapi konservatif, khususnya untuk pasien usia lanjut.

Unduhan

Diterbitkan

23-09-2025

Cara Mengutip

rizka, ayuna, Miftahul Jannah, Laila, N., & Mutia, S. A. (2025). Intervensi Fisioterapi Skoliosis Tipe C dengan Bugnet Exercise dan Korset Lumbal. Jurnal Sains Dan Kesehatan Darussalam, 5(1), 57–62. https://doi.org/10.56690/jskd.v5i1.163