Jahe putih, Staphylococcus Aureus, Uji daya hambat. UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK ETANOL JAHE PUTIH (ZINGIBER OFFICINALE AMARUM) TERHADAP BAKTERI STAPHYLOCOCUS AUREUS

Uji Daya Hambat Ekstrak Etanol Jahe Putih (Zingiber Officinale Amarum) Terhadap Bakteri Staphylococus Aureus

Penulis

  • YUNI DEWI SAFRIDA AKADEMI ANALIS FARMASI DAN MAKANAN BANDA ACEH
  • rista

DOI:

https://doi.org/10.56690/jskd.v1i2.17

Kata Kunci:

White ginger, Staphylococcus Aureus, Inhibitory test

Abstrak

Jahe putih dapat dijadikan sebagai obat tradisional yang dapat dimanfaatkan untuk menghangatkan tubuh, meredakan batuk, dan penyakit infeksi. Jahe putih ini memiliki kandungan kimia seperti flavonoid yang mampu menghambat bakteri. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui daya hambat ekstrak etanol jahe putih terhadap pertumbuhan  bakteri staphylococcus aureus pada konsentrasi 25%, 50%, 75%, dan 100%. Penelitian ini dilakukan di laboratirium Analis Farmasi dan Makanan Banda Aceh, pada tanggal 8,10,-12 Maret 2021. Metode penelitian  yang digunakan adalah eksperimental secara Difusi Disk. Sampel yang digunakan adalah jahe putih yang diperoleh dari pasar Lambaro dengan teknik pengambilan secara purposive sampling dengan kriteria jahe yang memiliki rimpang dengan isi berwarna putih dan lembut. Hasil penelitian menunjukan bahwa daya hambat yang didapatkan pada konsentari 25% yaitu 7 mm, 50% yaitu 9 mm, 75% yaitu 10 mm dan 100% yaitu 13 mm. Ekstrak etanol jahe putih mampu menghambat pertumbuhan staphylococcus aureus yang tertingi pada konsentrasi 100% yaitu 13 mm termasuk kedalam kategori kuat, sedangkan konsentrasi 75%, 50% dan 25% termasuk kategori sedang.              

Kata Kunci : Jahe putih, Staphylococcus Aureus, Uji daya hambat.

Unduhan

Diterbitkan

31-12-2021

Cara Mengutip

DEWI SAFRIDA, Y., & Rafliza, R. . (2021). Jahe putih, Staphylococcus Aureus, Uji daya hambat. UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK ETANOL JAHE PUTIH (ZINGIBER OFFICINALE AMARUM) TERHADAP BAKTERI STAPHYLOCOCUS AUREUS: Uji Daya Hambat Ekstrak Etanol Jahe Putih (Zingiber Officinale Amarum) Terhadap Bakteri Staphylococus Aureus. Jurnal Sains Dan Kesehatan Darussalam, 1(2), 38–42. https://doi.org/10.56690/jskd.v1i2.17